Lodi senang sekali menyimpan uangnya. Dia selalu menyisihkan yang jajannya. Uang hasil mencabuti uban ibu dan memijat ayah juga disimpannya. Bahkan, Lodi bisa menyimpan uangnya di dalam bukunya yang sangat berharga.
Wilhelm ingin membelikan hadiah Natal sebuah kemeja untuk bapak. Selama ini, dia tidak penah melihat bapak mengganti kemeja kumalnya.
Banyak kapuk beterbangan di halaman rumah Datuk. Alula merasa kesal karena kapuk-kapuk itu menempel di rambut dan mengenai wajahnya.
Bola! Bosu sangat suka bermain bola.
Sepi Sekali! Labi-labi moncong babi tidak memiliki teman. Ia mencari teman yang mirip dengannya.
Siti ingin ikut lomba jajangkungan. Namun, Siti merasa ragu, apakah dia bisa bermain jajangkungan? Kaki Siti tidak sama dengan teman-temannya. Siti lalu belajar pada Kak Kean. Seminggu berlalu Siti masih belum bisa bermain jajangkungan. Bagaimana perjuangan Siti bermain jajangkungan? Apakah akhirnya Siti bisa ikut lomba?